Jeruk keprok atau jeruk mandarin merupakan sebuah jeruk yang dapat tumbuh di daerah tropis dan subtropis. Pohon jeruk ini memiliki ukuran yang relatif lebih kecil dibandingkan jeruk lainnya. Bunganya dapat diserbuki dengan bantuan lebah, penyerbukan sendiri, atau secara partenokarpi (khusus pada jeruk varietas satsuma yang tanpa biji).
Jeruk ini merupakan leluhur dari berbagai jenis spesies dan varietas jeruk di dunia.[2]
Citrus reticulata memiliki beberapa varietas diantaranya adalah satsuma atau mikan (Citrus unshiu), clementine, clemenule, atau nules (Citrus × clementina),[3][4] dan tangerine (Citrus tangerina)[5]
Di Indonesia, sentra produksi jeruk keprok dapat dijumpai di Batu, Jember, dan Banyuwangi di Jawa Timur, Garut di Jawa Barat, Timor Tengah Selatan di NTT, dan Bali.[6]
Sumber : wikipedia




Kevin Martin –
It has survived not only five centuries, but also the leap into electronic typesetting unchanged. It was popularised in the sheets containing lorem ipsum is simply free text. sint occaecat cupidatat non proident sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum. Vivaus sed delly molestie sapien.